Setiap entrepeneur yang sukses memiliki kegiatan yang rutin mereka lakukan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah meditasi, membaca buku, sampai menulis. Bahkan banyak Entrepreneur sukses merupakan seorang penulis ulung.

  • Warren Buffet menyebutkan bahwa menulis adalah caranya menuangkan dan memperbaiki isi pikiran. Baginya, tidak ada kegiatan lain yang mendorong kemampuan berpikir selain menulis.
  • Richard Branson mengatakan kepemilikannya yang paling berarti adalah sebuah buku catatan yang selalu ia gunakan untuk menulis.
  • Bill Gates, sesibuk apapun dirinya ia selalu menemukan waktu untuk menulis blog.

Kegiatan menulis telah menjadi alat untuk berpikir, berekspresi dan mendorong kreatifitas. Melalui tulisan, gagasan dapat menyebar dan menginspirasi banyak orang tanpa batasan jarak dan waktu.

Beberapa penulis memiliki pengaruh luar biasa lewat tulisan-tulisan mereka. Secara tidak langsung mereka menakhodai perusahaan besar seperti Facebook, Google, Tesla untuk memimpin dan memenangkan pasar. Di sini, kamu dapat melihat dampak kolektif bagi dunia yang berawal dari sebuah tulisan.

Jadi haruskah kamu mempertimbangkan kegiatan menulis menjadi salah satu kebiasaanmu yang baru? Sebelum kamu memutuskan, beberapa penelitian di bawah ini telah lebih dahulu mengungkapkan pengaruh kegiatan menulis terhadap psikologi dan pikiran.

Menulis membuatmu lebih bahagia

Penelitian oleh Laura King membuktikan bila menulis tujuan dan pencapaian hidup dapat membuat orang lebih bahagia dan sehat. Tulisan tersebut juga secara tidak langsung membangkitkan motivasi dalam dirimu. kalo ditanya pengalaman pribadi mungkin yang aku rasain selama ini bukan bahagia tapi lega. lega = bahagia. sama aja kali ya

Dengan menulis blog juga bisa memberikan manfaat serupa seperti peningkatan mood, kesejahteraan dan tingkat stres yang berkurang bagi mereka yang melakukannya secara teratur. terbukti !

Membantu kemampuan berpikir dan berkomunikasi lebih baik

Kesulitan dalam berkomunikasi, menjelaskan perasaan, dan berbagi pengalaman biasanya terjadi pada mereka yang jarang atau tidak menyukai kegiatan menulis.

Dalam hal kecerdasan emosi, menulis telah terbukti membantu orang menyampaikan gagasan yang kompleks secara efektif. Kamu dapat dengan mudah mengeliminasi gagasan-gagasan yang kamu pikir bagus, sebab ketika tertuang menjadi tulisan, kamu bisa melihat kekurangan dan kelebihan dari gagasan tersebut.

Refleksi diri dari pengalaman dan kegagalan

Di sisi lain, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa menulis merupakan cara ampuh  menghilangkan trauma, menerima apa yang terjadi, dan menyesuaikan diri. Salah satu studi tersebut menemukan bahwa mereka yang baru saja dipecat dan secara konsisten menuliskan pengalamannya cenderung menemukan pekerjaan lebih cepat.

Melalui tulisan, mereka menuangkan perasaannya saat kehilangan pekerjaan, gagasannya terhadap pekerjaan tersebut dan bagaimana mereka bereaksi dengan mantan bos. Selang delapan bulan kemudian, 52 persen dari mereka mendapatkan pekerjaan lebih cepat.

Itu sebabnya sampai saat ini, tulisan bernada serupa dapat dengan mudah ditemukan. Sebab cerita tentang kegagalan di masa lalu menjadi pemicu semangat bagi penulis dan orang yang membacanya.

Membantu memperjelas alur dan cara kerja berpikir

Saat sedang berselancar di internet, kamu pasti terganggu dengan banyaknya tab yang terbuka di browser milikmu. Hal yang sama dapat terjadi dengan otak manusia. Sering kali kita memikirkan banyak hal di waktu yang bersamaan.

Ketika kamu sudah menuliskan beberapa ide penting, kamu lebih mudah mengerjakan pekerjaan tersebut bukan?

Tunggu apalagi, kini saatnya kamu mulai menulis. selamat mencoba!