fbpx
Get In Touch
Ketintang, Surabaya. 60231,
ask@zainalmultazam.com
Ph: +62 85706611112
Work Inquiries
ask@zainalmultazam.com
Ph: +62 85706611112

6 Alasan kenapa bisnis pertama anda gagal

Dulu awa – awal saya buka bisnis saya pikir hal yang paling sulit dalam berbisnis yaitu  memulainya, setalah tau rasanya gimana buka bisnis disitulah anggapan saya salah. Dalam bisnis yang saya alami sangat mudah sekali membuka usaha apapun. Jika tidak memliki cukup modal tinggal cari teman yang punya banyak duit, jika tidak punya ide tinggal cari orang yang punya ide, jika tidak punya ide dan uang berarti cukup carilah kedua orang tersebut, simple banget.

Masalah datang lebih berat setelah kita buka bisnis. yaitu lebih sulit mempertahankan bisnis dari pada membukanya. Buka sehari masih semangat, seminggu masih semangat, sebulan mulai kendor, setahun mungkin gak sampai. Banyak sekali alasan yang membuat semangat kendor. Mulai dari penjualan yang tidak menentu, pengalaman yang minim, dan banyak sekali permasalahan yang unpredictable.

Survey menunjukkan ternyata 40% pelaku usaha bangkrut ditahun pertama. Sementara itu 60% yang bertahan 80% diantaranya rontok di tahun ke 5. Hanya sebagian kecil dari usaha yang masih hidup sampai saat ini, bahkan besok bisa jadi mereka lenyap juga, duh.

Jadi jangan galau galau ke-alayan banget jika usaha anda baru buka dengan modal besar bangkrut sebelum balik modal. Karena gak Cuma anda saja yang bangkrut, masih banyak yang mungkin lebih merugi. Woles saja coy, dijadikan pelajaran, ambil hikmahnya, jika usaha anda makanan ambil buat makan biar gak kelaperan.

Ada beberapa alasan kenapa bisnis pertama anda kemungkinan besar gagal.

  1. Anda tida memiliki banyak pengalaman

Jika saat ini adalah pertama kalinya anda memulai usaha, pastinya anda tidak memiliki banyak pengalaman dalam dunia bisnis. Anda tidak memiliki pengalaman bagaimana membuat keputusan – keputusan disaat sulit, membuat strategi supaya penjualan tinggi, atau pengalaman lainnya yang dibutuhkan untuk menghidupi bisnis anda. So, siap siap gulung tikar.

  1. Anda tidak berani mengambil resiko

Pengusaha pemula menurut saya bukan pengusaha abal abal. Karena semua pengusaha yang saat ini berhasil dulu adalah pengusaha pemula sama seperti anda. hanya saja kurangnya pengalaman sehingga kurang percaya diri, memiliki sedikit fasilitas, jaringan atau mentor yang dapat membantu perjalanan bisnis kedepan.

  1. Anda tidak memiliki cukup network

Jika anda tidak networking anda not working, kurang lebih seperti itu. Pengusaha pemula cenderung sedikit memiliki akses, mulai dari kontak supplier, kontak karyawan yang bagus, atau bahkan kontak investor. Sehingga saat anda mengalami kesulitan banyak hambatan yang harus anda selesakan sendiri tanpa tau bagaimana cara menyelesaikannya, tamat!

  1. Naluri bisnis anda belum teruji

Bila dilatih dengan baik, naluri bisnis anda akan meningkat. Biasanya naluri baik dalam bisnis tumbuh seiring besarnya pengalaman yang anda miliki. Sama ketika anda sering bermain catur anda akan lebih mudah tau bagaimana memainkan permainan tersebut , bukan ? so semakin naluri anda terlatih permainan dalam bisnis akan terasa jauh lebih mudah.

  1. Semangat kotoran ayam

Pengusaha pemula cenderung semangat koar koar doang. Semangat menggebu – gebu selama beberapa saat kemudian padam seperti api di hujani air deras. Anda harus tau benar kemana tujuan bisnis anda bertumbuh. Bukan hanya sekedar modal semangat. Modal semangat saja tidak cukup, perlu kualitas diri yang lebih lagi.

  1. Orang tidak akan mengaap anda serius

Ini memanglah benar, saya merasakan sendiri. Di awal orang akan banyak menganggap kita tidak serius, hanya bisnis mainan, mereka pikir bisnis anda paling besok juga bangkrut. Teman anda tidak percaya kepada anada, sulit cari karyawan yang bisa diajak kompromi, atau investor yang sangat malas melirik bisnis anda. Saat – saat disinilah anda harus memiiliki kegigihan yang tinggi agar apa yang orang lain pikirkan tentang anda, itu salah. Keep semangat!

 

Semua faktor ini tampak seperti mengintimidasi. Tapi anda harus tau bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Setiap kegagalan tidak menyuruhmu untuk berhenti, ia hanya ingin menunjukkan sesuatu. Yang perlu anda lakukan adalah, terus belajar, tingkankan naluri bisnis anda. Sama seperti game semakin anda sering bermain semakin anda mudah untuk menang, bisnis juga demikian.

 

Anda pendapat lain ?

Tulis di kolom komentar!

Tinggalkan Komentar