Sebagian besar dari kita terlahir memikirkan hal-hal sebagaimana “seharusnya”, sampai kita menjadi sedikit lebih tua dan dipaksa untuk menghadapi kenyataan tentang bagaimana segala sesuatunya terjadi.

Tetapi di suatu tempat jauh di dalam hati, Anda ingat anda pernah berpikir bagaimana menjadi berbeda. Anda ingat bagaimana rasanya memiliki pikiran independen yang belum terjamah oleh lingkungan sosial. sampai pada akhirnya anda dipaksa oleh kenyataan.

Dengarkan lagi suara itu. Itulah dirimu yang sebenarnya.

kamu pernah melupakannya, tapi suara itu tetap tersimpan didalam dirimu.

Setelah Anda mengenali suara itu lagi dan menyadari bahwa Anda dapat membuat keputusan untuk apa yang ingin Anda pikirkan dan bagaimana Anda ingin bertindak, Anda hanya memiliki dua pilihan:

  1. Mengubah keadaan
  2. Diubah oleh keadaan

Bola itu saat ini ada di tangan anda sendiri

Seharusnya anda tau apa yang akan anda pilih!